Jadi langkah terbaik adalah segera mulai berpartisipasi aktif melalui hal- hal sederhana seperti mengurasi produksi sampah/limbah, mengelola sampah, dan sebagainya. Peran aktif kita dalam mengantisipasi penggunaan tekhologi berdampak negatif, antara lain:
1. Mengurangi dan mengelola sampah atau limbah
produksi sampah secara terus-menerus akan embangun tumpukan sampah yang menggunung dan mencemari lingkungan. Keaadaan tersebut membawa kita kepada permasalahn lain seperti: sumber penyakit, lingungan yang kotor, bau tidak sedap, banjir, dan sebagainya.
Limbah kulit kerang yang dihasilkan dari pengelolaan sumber daya
perikanan dapat diolah kembali menjadi aneka kerajinan hias dari kulit kerang.
Atau dengan cara-cara lain untuk mengolah barang yang sudah tidak dipakai:
A. Menggunakan kembali barang yang dapat dimanfaatkan (barang bekas pakai)
B Memperbaiki barang rusak atau menjualnya kepedagang loak (barang bekas)
C. Memproduksi dan menggunakan barang tahan lama dan dapat diisi ulang,
seperti:
1.Tas belanja dari kain
2.Alat makanan dari plastik berkualitas
D Mengampanyekan untuk selektif terhadap pemakaian barang-barang sekali pakai
contohnya: TISU
E. Mempriotaskan pemakaian barang_barang sesua kebutuhan.
No comments:
Post a Comment